Fungsi-Fungsi Perangkat Internet


1. Hub

Hub Berfungsi untuk menggabungkan beberapakomputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkinbila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kitahanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimpingdengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnyadengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerjadimana computer-komputer tersebut akan dihubungkan dengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port-port yang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan berada di dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC.

Hub memiliki sedikit kejelekandimana dia akan membroadcast semua paket yang akandikirim ke salah satu IP Tujuan maksudnya apabila data atu informasi yang diterima. Hal inimungkin tidak akan terasa bila kita hanya memiliki 10 buah PC yang terkoneksi dalam satujaringan.

 

2. Kabel Coaxial

Kabel Coaxial atau populer dipanggil “coax” terdiri ataskonduktor silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabeltembaga ini yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxialmenawarkan beberapa keunggulan. Antara lain dapatdijalankan dengan tanpa banyak bantuan dari repeater.

 

3. Modem Eksternal dan Internal

Perangkat MODEM EKSTERNAL berada diluar CPU. Modem eksternal dihubungkan ke CPUmelalui port COM atau USB. Modem jenis ini biasanya menggunakan sumber tegangan terpisahberupa adaptor. Keuntungan penggunaan modem jenis ini adalah portabilitasnya yang cukupbaik sehingga gampang dipindah-pindah untuk digunakan di komputer lain. Disamping itudengan menggunakan modem eksternal, tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankansehingga bisa dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan hanyamenyediakan sedikit slot ekspansi. Modem eksternal juga dilengkapi dengan lampu indikatoryang memudahkan kita untuk memonitor status modem. Kerugiannya, harganya lebih mahaldibandingkan dengan modem internal. Modem eksternal juga membutuhkan tempat tersendiriuntuk menaruhnya meskipun kecil. Perangkat MODEM INTERNAL adalah terpasang langsungdidalam CPU. Secara fisik modem internal berupa sebuah card yang tertancap pada salah satuslot ekspansi pada mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI. Penggunaan modem jenis inimemiliki beberapa keuntungan, antara lain adalah lebih hemat tempat dan dari segi harga lebihekonomis dibandingkan dengan modem eksternal. Karena telah terpasang di dalam CPU, makamodem jenis ini tidak membutuhkan adaptor seperti halnya modem eksternal sehingga sistemterkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berseliweran yang bisa memberi kesan kurangrapi. Namun demikian, modem internal memiliki kelemahan berupa tidak adanya indikator seba.

 

4. UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiridari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8 buah kabel yangada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja untukdapat mengirim dan menerima data (Ethernet). Perangkatlain yang berkenaan dengan penggunaan jenis kabel iniadalah konektor kabel UTP (RJ-45) dan HUB/SWITCH.

 

5. Router

Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP darisatu jaringan ke jaringan yang lain yang mungkin memilikibanyak jalur di antara keduanya dan dapat juga digunakanuntuk menghubungkan sejumlah LAN (Local Area Network).

Sebuah Router menjalankan fungsi yang sama sptsebuah bridge tapi dilakukannya pengartian yang lebih baik.Sebuah Router secara konstan memeriksa jaringan untukmemonitor pola dari traffic dan penambahan dari titikkoneksi, modifikasi, dan penghapusan. Router mengunakaninformasi ini untuk membangun sebuah “peta” internal dari

jaringan. Router secara periodik menukar informasi dalam internal tabel dengan router lainuntuk mendapatkan pengetahuan dari jaringan sesudahnya yang secara langsung terkoneksi.Mereka menggunakan informasi ini untuk meneruskan paket data dari titik koneksi lokal kepenerima yang jauh dan membuat keputusan yang terbaik ketika ada kemungkinan router yangganda ke sebuah penerima.

Sebuah router yang berdiri sendiri intinya adalah spesial kegunaan komputer denganprosessor dan penyimpanan. Fungsi routing dapat ditambahkan didalam perangkat lain sepertiLAN Hub atau kegunaan computer secara umum.

Beberapa system komputer dengan NIU ganda yang terkoneksi ke segment yang berbedaatau jaringan bisa sebuah router jika software yang sesuai dipasang. Software routing biasanyaadalah sebuah komponen system operasi jaringan yang standard dan mungkin atau tidakmungkin bisa difungsikan oleh server administrator. Fungsi routing biasanya diaktifkan padaserver dalam LAN kecil untuk menghindari pengeluaran yang bertambah dari sebuah dedicatedrouter.

Routing bukan sebuah tugas penghitungan yang komplek, tetapi membutuhkan kapabilitas I/Oyang luas. Setiap paket jaringan hrs diperiksa dan diteruskan. Dalam sebuah jaringan yangsibuk, volume paket dapat menghabiskan kebanyakan atau semua dari kapasitas bus darisebuah kegunaan kompuetr secara dasar. Seperti sebuah load yang besar bias meninggalkanketidakcukupan bus atau kapasitas jaringan I/O untuk melakukan fiungsi server transfer file dansharing printer.

 

6. Repeater

REPEATER berfungsi untuk penguat sinyal dari kabel ,misalnya pada sebuah jaringan LAN dengan topologi startyang menggunakan kabel UTP juga berfungsi sebagai untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal atau isyarat yang melewatinya, dua sub yang dilewatkan pada repeater memiliki protocol yang sama untuk semua lapisan. Repeater jugaberfungsi sebagai memperbesar batasan panjang satu segmen.

 

7. Bridges

Sebuah bridge, biasanya disebut sebagai sebuahrepeater mengcopy atau mengulan paket dari satusegment jaringan ke yang lainnya. Kompleksitas darisebuah bridges dan fungsi pasti bergantung padaperbedaan antara segement jaringan yang terkoneksi.Bridges yang sederhana mengkoneksi segment jaringanyang menggunakan identik kecepatan transmisi, tipe paketdan protokol. Bridge yang lebih komplek menghubungkansegment jaringan yang tidak sama dan menterjemaahkanformat paket dan protokol jaringan .

Sebuah bridge memeriksa paket pada setiap jaringan untuk tujuan alamat dari titik koneksipada jaringan lain dan mencopy paket tersebut kepada jaringan lain. Pada saat jaringan bridgememeriksa paket juga memeriksa pada sumber alamat dan mengupdate tabel internal darialamat titik koneksi pada setiap segment jaringan. Bridge biasanya digunakan untuk :

a. Membangun sebuah virtual LAN dari dua LAN yang terpisah.
b. Membagi sebuah LAN ke dalam segment untuk meminimalkan kesempitan pada jaringan.

Design dari sebuah jaringan biasanya dibutuhkan untuk membangun sebuah LAN yang lebihbesar dari standar design yang diperbolehkan. Sebagai contoh, 100-Mbps Ethernet LAN tidakbisa lebih panjang dari 210 meter. Jika 300-meter LAN dibutuhkan, maka 2 LAN yang lebihpendek bisa digabungkan dengan sebuah bridge. LAN bridge biasanya disebut Virtual LAN.

Jika sebuah LAN secara rutin dipenuhi dengan trafik, keluarannya bisa ditingkatkan denganmembagi LAN menjadi 2 atau lebih segment dan menggabungkan segmen dengan bridge. Titikkoneksi yang mempunyai volume komunikasi yang tinggi satu dengan yang lainnya terhubungdalam satu segment jaringan dengan meminimalkan jumlah paket yang dibutuhkan untuk melewati bridge.

 

8. RJ 45

RJ45 adalah nama konektor jenis digunakan untukkoneksi Ethernet pada komputer dan perangkatjaringan Ethernet lainnya seperti router dan aktif danjuga modem dan perangkat lain yang mendukunginterface Ethernet.RJ45 merupakan standar untuksteker yang Anda gunakan untuk menghubungkankabel cat5 ke jaringan. It’s an 8 connector plug thatlooks like a larger version of a phone plug. It’s an 8Konektor steker seperti versi yang lebih besar darikonektor telepon.

Penggunaan Kabel RJ-45

Teknik paling murah dan cukup memuaskan adalah menggunakan kabel UTP. UTP kabelmerupakan singkatan Unshielded Twisted Pair, yaiu kabel yang terdiri dari 4 pasang(biru, oranye, hijau, dan coklat) kabel yang dipilin menurut aturan tertentu dandigunakan untuk mentransfer/menerima data.

Kabel ini terdiri dari beberapa jenis :

1. UTP cat 5, teknologi 100Base-T, frekuensi 16 MHz. Bandwidth data mencapai 100 Mbps (teoritis)

2. UTP cat 5e, teknologi 1000Base-T, frekuensi 100 MHz. Bandwidth data mencapai 1.000 Mbps (teoritis)

3. UTP cat 6, teknologi 1000Base-T, frekuensi 250 MHz. Bandwidth data mencapai 2.500 Mbps (teoritis)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s